Wartawan Di Jember Di Keroyok Serta Ditendang Oleh Pemain Kala Meliput Pertandingan

Wartawan Di Jember Di Keroyok Serta Ditendang Oleh Pemain Kala Meliput Pertandingan – Wartawan beritajatim. com Oryza Ardiansyah Wirawan dianiaya kala meliput laga sepak bola kelanjutan Liga 3 pada Persid jember melawan Sindo Dharaka di Stadion Jember Sport Garden, Rabu tempo hari. Aliansi Jurnalis Independent (AJI) Jember, Aliansi Jurnalis Tv Indonesia (IJTI) Tapal Kuda, serta Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jember mengecam perbuatan pengeroyokan serta pemukulan itu.

” Kami mengecam perbuatan kekerasan pada jurnalis kala laksanakan pekerjaan jurnalistik yg dilindungi oleh Undang-Undang Pers No 40 Th. 1999, serta moment ini menaikkan panjang daftar tindak kekerasan pada jurnalis di Kabupaten Jember, ” kata Ketua AJI Jember Friska Kalia di Jember, Kamis (5/7). Dilansir dari Pada.

Perbuatan kekerasan yg di alami jurnalis itu terekam video amatir yg di ambil oleh pirsawan diatas tribun. Dalam rekaman video, Oryza dianiaya dikira oleh pemain Sindo Dharaka serta pria mengenakan pakaian loreng yg kelihatan beranjak badan Oryza dipinggir lapangan.

Peristiwa itu berasal kala laga selesai dengan score akhir 1-1, lantas mendadak pemain Sindo Dharaka mendatangi wasit serta mengerumuninya. Oryza yg kala ini lagi tengah laksanakan peliputan spontan ambil ponselnya utk ambil poto serta mendadak ada seorang anggota TNI yg mendatangi, lantas memberi salam karna ambil poto.

Bahkan juga, kala ini telpon seluler punya oryza pernah dirampas, akan tetapi sehabis yg terkait mengemukakan kalau dirinya sendiri ialah wartawan selanjutnya telpon seluler ini dikembalikan serta mendadak beberapa pemain Sindo Dharaka mendatangi Oryza serta laksanakan penganiayaan dengan memukul serta menendang, maka sebabkan Oryza mesti menekuni rawat inap di Rumah Sakit Jember Klinik.

” AJI Jember mendorong aparat kepolisian mengusut selesai tindak kekerasan ini, serta panitia pelaksana laga sepak bola mengevaluasi pengamanan laga, biar peristiwa mirip tdk berjalan kembali, ” paparnya.

Friska mengemukakan AJI Jember juga mengimbau semuanya jurnalis utk bekerja dengan cara profesional serta taat pada UU Pers, dan taat pada kode etik jurnalistik dalam mobilisasi tugasnya di lapangan.

Sesaat Ketua IJTI Tapal Kuda Syaiful Kusmandani mendorong aparat kepolisian serta Denpom TNI lekas turun tangan utk mengusut selesai pemeran yg laksanakan kekerasan pada jurnalis Oryza Ardiansyah itu.

” Kami juga mendorong Dewan Pers dan Komnas HAM turun tangan mengusut selesai perbuatan yg mengintimidasi keselamatan jurnalis, ” paparnya.

Disamping itu, PWI Jember menemani Oryza utk memberikan laporan persoalan kekerasan itu ke Mapolres Jember, biar persoalan itu diusut selesai.

” Kami mengutuk keras serta menyesalkan moment kekerasan yg di alami oleh pengurus PWI Jember ini, maka kami mendorong kepolisian mengusut selesai persoalan kekerasan yg di alami wartawan beritajatim. com, ” kata Ketua PWI Jember Sigit Edy Maryanto.

Ia juga mendorong Denpom TNI utk laksanakan pengecekan pada anggotanya yg dikira turut serta laksanakan kekerasan pada wartawan Oryza, serta memohon terhadap PSSI menjadi induk sepak bola nasional menjatuhkan sangsi pada pemain serta club Sindo Dharaka.