UMK Ciamis 2019 Naik Sebesar 8,03 Persen dari UMK 2018

UMK Ciamis 2019 Naik Sebesar 8,03 Persen dari UMK 2018 – Gaji Minimal Kabupaten (UMK) Ciamis 2019 naik jadi Rp 1.733.162 atau naik seputar Rp 129.000 dari nominal UMK 2018 Jumlahnya itu disetujui lewat rapat Dewan Pengupahan yang di hadiri oleh Pemkab Ciamis, Apindo, SPSI serta ahli ekonomi Kampus Galuh.

Kenaikan UMK itu merujuk Ketentuan Pemerintah Nomer 78 Tahun 2015, yaitu naik sebesar 8,03 % dari UMK 2018 sebesar Rp 1.604.334. Sebelum diresmikan di awalnya 2019, kenaikan itu tinggal menanti SK Bupati lantas diserahkan ke Propinsi Jawa Barat.

Akan tetapi penentuan serta bahasan UMK dikerjakan sesudah ada penentuan Gaji Minimal Propinsi (UMP) Jawa Barat. UMK tidak bisa lebih rendah dibanding UMP.

“Telah disetujui oleh semua pihak, sesuai dengan ketentuan UMK 2019 naik sebesar 8,03 % dari tahun awal mulanya. Semua sepakat, besaran ini sangatlah pas di Ciamis,” tutur Ketua Asosiasi Entrepreneur Indonesia (Apindo) Kabupaten Ciamis Ekky Bratakusuma waktu didapati di kantornya, Jumat (9/11/2018).

Menurut Ekky, perusahaan di Kabupaten Ciamis biasanya berjalan dalam bagian transportasi serta industri camilan. Sekitar 700 perusahaan yang ada, sejumlah besar industri rumahan atau perusahaan kecil. Memang tidak disangkal di Ciamis masih tetap ada perusahaan yang belumlah membayar gaji sesuai dengan UMK.

“Pasti itu ada fasilitasnya, mengajukan permintaan dari perusahaan untuk penangguhan pembayaran gaji sesuai dengan UMK. Ada pula gaji dibayar berdasar pada persetujuan pada perusahaan serta pekerja, ada pula berdasarkan borongan atau harian,” kata Ekky.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Ciamsi Unang Danuarso membetulkan persetujuan penentuan besaran UMK sama dengan PP Nomer 78 Tahun 2015. Kenaikan UMK tahun 2019 yang laku mulai Januari 2019, sebesar 8,03 %.

“Jumlahnya kenaikan ini sesuai dengan ketentuan UMK. Ketentuan itu menolong memudahkan dalam perhitungan gaji, hingga bahasan bisa berjalan bertambah cepat. Berdasar pada hasil rapat, semua sepakat,” papar Unang.