Pembunuhan Berencana Nurhadi Bersama Istrinya

Pembunuhan Berencana Nurhadi Bersama Istrinya – M Nurhadi, terduga pembunuh Abdullah Fitri Setiawan alias Dufi diketahui masyarakat perumahannya menjadi figure yang dermawan. Awal mulanya, Nurhadi yaitu masyarakat Perumahan Taman Narogong Indah, Jalan Narogong Cantik Raya, Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi.

Nurhadi, yang biasa dipanggil Muh sudah sempat tinggal di dalam rumah Blok D140 nomer 3 di Taman Narogong Indah. Tiga tahun yang kemarin, Nurhadi tukar bersama-sama istrinya ke area Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor sehabis ke dua orang tuanya wafat.

” Rumah di sini kosong, kakaknya beli rumah baru, ia (Nurhadi) turut istrinya, ” kata Nadi, masyarakat ditempat, Kamis, 22 November 2018.

Di lingkungan masyarakat, Nurhadi diketahui figure yang terbuka, serta gampang bergaul. Bahkan juga, ia dermawan pada beberapa tukang ojek yang mangkal persis di muka rumah. ” Bila naik ojek senang memberikan biaya lebih, ” katanya.

Diluar itu, Nurhadi ikut seringkali mentraktir tukang ojek ngopi di warung lebih kurang pangkalan ojek. ” Bila ingin ngopi pesan saja, kelak dibayar, ” kata tukang ojek disana.

Karenanya, masyarakat tidak menduga Nurhadi jadi pemeran pembunuhan dalam masalah mayat dalam drum. Menurutnya, saat tinggal di Perumahan Narogong, Nurhadi kelihatan seperti pengangguran. ” Lantaran ada selalu di dalam rumah, gak tahu usaha atau apakah, ” kata Nadi.

Nurhadi bersama-sama istrinya, Sari, diamankan aparat Polda Metro Jaya lantaran turut serta pembunuhan pada Dufi. Mayat Dufi dibuang di daerah Klapanunggal, Bogor dimasukkan ke drum warna biru terus dilakban. Masalah mayat dalam drum tersingkap sesudah diketemukan oleh seseorang pemulung.