Miris! Balita di Bantul Jadi Korban Pencabulan Ayah Kandungnya

Miris! Balita di Bantul Jadi Korban Pencabulan Ayah Kandungnya – Seseorang pria bernama F (30) ditangkap polisi lantaran mencabuli anak kandungnya sendiri yg tetap balita. Dibawah ini keterangan polisi berkenaan perkara ini.

Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Rudy Prabowo mengemukakan, peristiwa itu berlangsung hari Jumat, (18/1) . Dimana kala ibu korban yg baru pulang kerja merasa anak wanita yg tetap berumur 2, 5 tahun tengah menangis.

Nyata-nyatanya tangan kanan anaknya dalam situasi terkilir serta alami luka lecet.

” Sehabis ditanyai saksi, korban memaparkan kalau kemaluannya sakit lantaran dimasuki jari oleh yg terkait (ayahnya) , ” kata Rudy terhadap wartawan kala jumpa wartawan di Polres Bantul, Kamis (14/2/2019) .

Dengar pernyataan anaknya itu bikin ibu korban melapor ke polisi pada Senin (21/1) .

” Kami amankan yg terkait (terduga) tempo hari Rabu (13/2) , serta yg terkait nyata-nyatanya merupakan bapak ketimbang korban. Kami sudah melakukan pengecekan, serta hasil dari visum ikut akhirnya ada luka (pada kemaluan korban) , ” ujarnya.

” Hingga semalam (Rabu 13/2) kami memastikan FL jadi terduga perkara pencabulan pada anak kandungnya yg berumur 2, 5 tahun. Kami ikut sita barang untuk bukti berwujud kemeja yg digunakan korban kala peristiwa, ” tambah Rudy.

Disinggung perihal udah berapakah kali terduga mengerjakan pencabulan pada anak kandungnya, Rudy menyebutkan tetap mengerjakan pendalaman. Bukan tiada argumen, hal semacam itu lantaran terduga berkesan tak kooperatif kala menekuni pengecekan.

Ditambahkan Rudy, kalau terduga adalah seseorang pegawai kontrak satu diantaranya lembaga yg ada di Kabupaten Bantul. Sebab itu, terduga kerapkali punyai waktu kosong serta mengasuh anak kandungnya yg tetap berumur 2, 5 tahun dalam rumah.

” Buat terduga kami sangkakan Clausal 82 ayat 1 serta 2 Undang-undang (UU) RI nomer 17 tahun 2016 terkait pergantian ke dua atas UU RI nomer 23 tahun 2002, terkait perlindungan anak (Tindakan cabul pada anak) . Bila ultimatum hukuman buat FL sendiri maksimum 15 tahun penjara, ” pungkasnya.

Disamping itu, di celah jumpa wartawan itu terduga tetap berkilah kalau dirinya sendiri udah lakukan tindakan bejat pada anak kandungnya sendiri. Bahkan juga dia terasa kalau penangkapan pada dirinya sendiri merupakan satu kekeliruan.

” Saya belumlah sempat lakukan perbuatan begitu pada anak kandung saya. Ini fitnah dari ibunya, saya gak mengerti ada perkara apakah ini, gak mengerti, ” ujar terduga.