Membunuh Selingkuhan Istrinya Seorang Warga Kampung Pilar Di Tangkap Polisi

Membunuh Selingkuhan Istrinya Seorang Warga Kampung Pilar Di Tangkap Polisi – Polisi mengamankan ZMH (30) , warga Kampung Pilar, Kabupaten Aceh Tengah, karna membunuh seseorang pria yang dikira selingkuhan istrinya. Korban RN (26) yaitu warga Kampung Pondok Baru, Kecamatan Bandar, Kabupaten Bener Meriah.

Kasus pembunuhan ini berlangsung pada Selasa awal hari jam 01. 00 WIB dirumah tersangka.

” Dari hasil interogasi awal pada tersangka serta saksi menjelaskan kalau terjadinya pembunuhan itu dikarenakan istri tersangka tertangkap tangan lakukan perselingkuhan berbarengan korban didalam tempat tinggalnya, ” papar AKP Fadillah Aditya Pratama. Sekian diambil dari Pada, Selasa (15/5) .

Kronologis peristiwa, awalannya tersangka ZMH meninggalkan tempat tinggal pada Senin (14/5) sore, menuju Kampung Pegasing buat bekerja menolong rekannya memotong hewan megang.

Kemudian tersangka kembali pada tempat tinggalnya di Kampung Pilar sekira jam 23. 30 WIB. Tiba dirumah, tersangka memandang ada sepeda motor mencurigakan yang terparkir di halaman belakang tempat tinggalnya itu.

” Awalannya tersangka terasa sangsi kalau sepeda motor itu yaitu punya pemeran pencurian. Serta lalu tersangka mengupayakan mengintai lewat cara masuk lewat pintu belakang tempat tinggalnya, ” tutur Fadillah.

Saat tiba di sisi dapur tempat tinggalnya, kata Fadillah, tersangka memandang ada seseorang lelaki keluar dari dalam kamar.

” Yang ketika itu ada berbarengan istrinya, ” sebut AKP Fadillah.

Melihat peristiwa itu tersangka ZMH lalu segera melabrak korban sampai pernah berlangsung perkelahian.

” Selanjutnya oleh tersangka lakukan penganiayaan jadi nyawa korban tidak terselamatkan lewat cara menusuk memakai pisau di sisi dada korban sejumlah 1x serta ada luka sayatan di sisi kepala yang menyebabkan korban wafat di TKP, ” papar Fadillah.

Polisi lalu datang mengamankan tersangka jam 01. 00 WIB di tempat tinggalnya serta dibawa ke Mapolres Aceh Tengah.

Dari lokasi peristiwa polisi ikut mengambil alih tanda bukti berwujud satu bilah pisau stanles yang dimanfaatkan tersangka buat membunuh serta satu unit sepeda motor punya korban.

Sesaat korban yang wafat dunia di lokasi peristiwa dievakuasi ke RSUD Datu Beru Takengon buat dijalankan autopsi