Kapal Bernama Phoenix Membawa Turis China Terbenam

Kapal Bernama Phoenix Membawa Turis China Terbenam – Korban tewas dalam insiden kapal turis terbenam disebabkan gelombang ganas di perairan Phuket, Thailand jadi tambah jadi 37 orang. Seputar 18 orang yang lain dilaporkan tetap hilang.

Kapal bernama Phoenix yang membawa beberapa puluh turis asal China ini terbenam sesudah diterjang gelombang laut setinggi 5 mtr. waktu badai menerjang perairan Laut Andaman dekat Phuket, Thailand, pada Kamis (5/7) malam waktu setempat.

Seperti ditulis AFP, Sabtu (7/7/2018), umumnya korban tewas diketemukan tenggelam dengan tetap menggunakan jaket penyelamat di perairan yang berjarak sebagian km. dari tempat tenggelamnya kapan ini.

” Korban tewas sekarang ini capai 37 orang, dengan 18 orang tetap hilang, ” papar seseorang petinggi Angkatan Laut Thailand yang malas dimaksud namanya pada Jumat (6/7) waktu setempat.

Kapal yang terbenam ini di ketahui mempunyai tiga lantai. Keseluruhan ada 105 penumpang, yang umumnya turis China, yang menumpang kapal ini waktu insiden berlangsung. Dari jumlahnya itu, sejumlah 48 orang sukses diselamatkan. Satu diantaranya seseorang turis wanita asal China yang diketemukan tetap hidup sesudah semalaman mengapung di laut. Selesai dievakuasi, turis wanita itu segera dilarikan ke suatu rumah sakit di Phuket.

Selain itu, beberapa penyelam yang turut lakukan penelusuran korban, memberikan laporan lihat kehadiran 10 jenazah yang mengapung didalam lambung kapal yang sekarang ini terbenam. Jenazah korban tewas itu bakal dievakuasi di masa datang.

Beberapa korban hilang dilaporkan terjerat didalam kapal yang sekarang terbenam di dalaman 40 mtr. dibawah permukaan Laut Andaman. Tempat tenggelamnya kapal berada di perairan dekat pantai Koh He, pulau kecil yang populer bakal gugusan karang serta jadi daya tarik banyak wisatawan.

Penelusuran dengan helikopter selalu diteruskan untuk mencari korban hilang. ” Saya tak demikian meyakini berapakah orang yang bakal selamat, ” kata Gubernur Phuket, Noraphat Plodthong, pada wartawan setempat.

Wakil Perdana Menteri Thailand, Prawit Wongsuwon, sudah memerintah penyelidikan menyeluruh atas insiden ini. Kapal Phoenix di ketahui masih berlayar walau otoritas setempat sudah melaunching peringatan cuaca. Kepolisian Thailand menyebutkan bakal mendakwa kapten serta yang memiliki kapal atas sangkaan kelalaian.

Phoenix di ketahui jadi satu diantara beberapa kapal yang meremehkan peringatan cuaca mulai sejak Rabu (4/7) kemarin. Sebagian kapal yang lain juga alami permasalahan, tetapi semua penumpang sukses diselamatkan.