Anak Muda Harus Sekolah Tinggi

Anak Muda Harus Sekolah Tinggi – Menteri Kelautan serta Perikanan Susi Pudjiastuti diidolakan banyak anak muda. Terkecuali karna sepak terjangnya, Menteri nyentrik yang satu ini di kenal pandai walau tidak menamatkan pendidikan resmi.

Tidak heran, banyak yang membuatnya jadi contoh. Nah, masalah pendidikan, Menteri Susi memohon anak muda janganlah mencontoh dianya.

” I decide to quit my high school. Bukanlah karna saya tidak suka belajar. Saya fikir saya tidak pas, karna saya tidak sabaran. Ini janganlah dicontoh ya! ” katanya waktu sharing pengalaman di Creativepreneur Corner 2018 di Trans Luxury Hotel Bandung, Sabtu (3/2/2018) .

Tiap-tiap orang menurut dia miliki style belajar yang tidak sama. Anak muda jaman saat ini, menurut Menteri Susi, diuntungkan dengan beragam perkembangan tehnologi untuk dapat belajar dimana saja.

” Dengan tehnologi, gadget serta internet, anda ingin belajar masalah apa sajakah, kalian dapat tahu semua, all done from your little gadget. Jadi sayang bila ada yang gunakan internet hanya chatting-chatting saja. Gunakan buat belajar suatu hal, ” tuturnya.

Menteri Susi memberikan, jadi lulusan SMP membuatnya berfikir 2 x lebih keras dibanding orang yang lain yang berpendidikan tinggi.

Tetapi beragam kesusahan yang dihadapinya dahulu membuatnya sosok yang di kenal seperti saat ini, pandai, banyak akal serta kuat.

” Karna saya dahulu tidak dapat lamar kerja dengan modal lulusan SMP, so saya mesti fikir langkah supaya dapat bekerja sendiri, ” tuturnya.

Di acara Creativepreneur Corner 2018 Bandung, wanita kelahiran Pangandaran, Jawa Barat ini sharing narasi bagaimana dahulu dia meniti usahanya.

Susi memulai karier jadi pengepul ikan di Pangandaran. Bisnisnya lalu berkembang serta membangun pabrik pemrosesan ikan. Pasarnya juga berkembang sampai ke luar negeri.

Mengembangnya pasar product ini menimbulkan keperluan juga akan fasilitas transportasi supaya ikan dapat dibawa dalam kondisi fresh. Beberapa puluh kali penolakan diterimanya waktu memajukan utang untuk beli pesawat.

Hingga pada akhirnya ada banker visioner mengizinkan saya memperoleh dua pesawat. Baru satu tahun lebih jalan tsunami. Pesawat juga digunakan untuk mengangkut pertolongan ke Aceh saat itu, ” kenang Susi.

Keadaan ini lalu melatarbelakangi berdirinya PT ASI Pudjiastuti Aviation atau di kenal dengan brand Susi Air yang berkembang sampai sekarang ini.

Susi Air sekarang ini melayani 150-200 penerbangan sehari-harinya, dengan beberapa puluh pesawat beragam type dari mulai Cessna Grand Caravan, Pilatus PC-06 Porter serta Piaggio P180 Avanti.

” Janganlah dibanding dengan pesawat komersil beda yang semakin banyak penerbangannya. Tapi saya jadi miliki capability untuk cepat switch on apa pun yang berlangsung di Indonesia, saya dapat call my staff. Ada bencana dimana, Susi Air dapat masuk jadi pembuka jalan, ” tutupnya.