Akibat Melakukan Pencabulan Seorang Ketua RT Ditangkap Polisi

Akibat Melakukan Pencabulan Seorang Ketua RT Ditangkap Polisi – Seseorang Ketua RT di Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Propinsi Riau dilaporkan ke polisi karna disangka melaksanakan perbuatan cabul kepada warganya. Keluarga korban mengakui kasusnya tidak tindaklanjuti Polres Pelalawan maka dilaporkan ke Polda Riau.

Korban perkosaan itu adalah DG (15) warga Langgam yang disebut anak dari Budiono (41) . Bahkan juga pernyataan korban tindakan pencabulan itu dilaksanakan telah jumlah empat kali.

Humas Instansi Perlindungan Anak (LPA) Propinsi Riau, Nanda Pratama Tanjung menyebutkan kalau Ketua RT yang melaksanakan pencabulan berinisal Kar (55) . Tindakan bejat aktor paling akhir kali dilaksanakan di satu hotel di Pekanbaru.

” Orang-tua korban sangatlah mengetahui oknum ketua RT itu. Jadi waktu anaknya dibawa dia tidak menyimpan berprasangka buruk. Masalah pencabulan ini telah dilaporkan ke Polda. Kita yang menemani keluarga karna info pihak keluarga laporan mereka di Polsek Segati serta Polres Pelalawan tidak disikapi dengan argumen kurang bukti, ” ucap Nanda Tanjung, Jumat (17/11/2017) .

Info korban, perbuatan bejat itu saat kali pertama dilaksanakan dirumah aktor persisnya didalam kedai. Disana korban yang masihlah polos diiming-imingi juga akan membelikan sepeda motor apabila ingin terkait.

Akhirnya korban terperdaya dengan rayuan ‘bandot tua’ itu. Perbuatan berlanjut dilaksanakan juga dalam kedai aktor, ” tuturnya.

Nanda menerangkan, tindakan asusila paling akhir dilaksanakan aktor pada 10 hari kemarin di Pekanbaru. Saat itu aktor pamit dengan membawa korban ke Pekanbaru dengan argumen berjalan-jalan. Orang-tua korban lantas yakin karna telah mengangapnya saudara.

Di Pekanbaru, rupanya korban dibawa ke satu hotel serta disana korban di ajak terkait intim, tetapi menampik. Saat malam harinya korban di ajak ke satu tempat hiburan malam di Pekanbaru. Tidak berapakah lama korban memohon pulang.

Tidak ingin demikian saja kehilangan ‘mangsanya’ aktor memberi korban minuman keras (miras) . Setelah sempoyongan, korban dibawa ke hotel tempat aktor chek in. ” Di Pekanbaru, korban diperkosa jumlah 2 x. Korban dicekoki miras di MP Club, ” tuturnya.

Setelah pulang dari Pekanbaru, korban pada akhirnya membulatkan tekad memberikan laporan masalah ini pada orangtuanya. Tidak terima dengan perbuatan itu, pada akhirnya masalah ini dilaporkan ke pihak berwajib.

” Aktor telah di anggap jadi orang angkat korban, makannya orang-tua kandung yakin dengan aktor. Kita mengharapkan supaya Polda Riau membuat masalah ini, ” tangkisnya.